Thursday, October 25, 2007

BAYARLAH PAJAK DAN AWASI PENGGUNAANNYA ???

Sungguh menarik iklan yang ditayangkan televisi swasta dalam rangka sosialisasi kepada warga negara republik ini untuk taat membayar pajak dengan embel-embel awasi penggunaannya. Berarti selama ini penggunaannya tidak diawasi ya ??? Trus dana yang digunakan oleh anggota dewan untuk studi banding ngelencer itu apa ada dana nya dari hasil pungutan pajak gak ya ???

Pajak memberikan kontribusi terbesar pada pendapatan negara republik ini sampai dengan 73% dan penggunaannya tidak pernah dipublikasikan maksudnya sekian persen dialokasikan untuk bidang A sekian persen dialokasikan untuk bidang B dan sekian persen untuk bidang C.

Yang jelas kontribusi pajak untuk kepentingan publik dan mencerdaskan bangsa ini kurang signifikan. Bagaimana tidak, lha wong untuk pendidikan saja anggaran pemerintah tidak mengalokasikan sebesar 20% bagaimana yang lainnya ?? Alasannya nanti takut diselewengkan, YAH AWASI DONG PENGGUNAANNYA DAN TINDAK TEGAS PENYELEWENGANNYA !

Wong sudah merdeka 62 tahun saja jalur mudik pantura selalu menelan korban nyawa yang begitu banyak, artinya pemerintah belum mampu memberikan fasilitas transportasi massa pada rakyatnya. Ini terbukti dengan banyaknya rakyat yang memilih pulang dengan menggunakan kendaraan roda dua padahal perjalanan yang ditempuh lebih dari 100 km wah....kasihan benar bangsa ini selalu saja musibah datang silih berganti. Apa juga ini sebagai bukti kalau bangsa yang katanya mayoritas muslim ini belum baik shalatnya ? karena kalau sudah baik shalatnya mungkin gak gitu, saya agak aneh karena tiap tahun republik ini selalu memberangkatkan jemaah haji yang banyak. Tapi ada juga haji-haji yang ditangkap polisi karena terlibat kasus kasus kriminal.

Kalau sudah begitu dapatlah dikaji dan disimpulkan sementara bahwa shalat nya bangsa ini secara kumulatif belum baik dan belum sempurna. Kalau pajak kita diminta mengawasinya tapi kalau shalat tidak perlu kita mengawasinya karena yang lebih berhak MENGAWASI nya gak pernah tidur.

Semoga bangsa ini sadar dan kembali bangkit dari keterpurukannya, amiin.